This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

baca juga

Minggu, 21 Agustus 2011

indahnya kebersamaan

assssalmualaiku wr.wb

Bismillah hirohman nirrohim
bulan ramadhan adalah bulan yang penuh barokah, bulan yang penuh rahmat dan maghfiroh.dibulan ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk memperbanyak amal dengan cara yang mereka inginkan. pada tanggal 20 agustus yang lalu tepatnya pada malam ke 21 ramadhan di mushalah unrika ada sekumpulan anak muda yang tergabung dalam komunitas lembaga dakwa kampus yang mengadakan kegiatan buka bersama dengan anak panti asuhan dan dilanjutkan pada dengan mabit padaa malam harinya.. sebenarnya buka bersama dengan anak panti asuhan ini adalah kegitan rutin tahunan yang diadakan setiap tahunnya.
buka bersama ini kelihatanya seperti biasa-biasa saja sama seperti bka puasa lainnya tapi ada yang membuat momen buka bersama ini menjadi sangat terkesan karna momen buka bersama ini dihasiri lansung oleh rektor dan beberapa staff  kampus unrika. hal ini menjadi sangat berbeda karna buka bersama sebelum-sebelumnya dan kegiatan mahasiswa lainya sangat jarang rektornya yang datang lansung biasanya hanya staf-stafnya saja yang datang.. tapi kali ini sungguh luar biasa bukan jika rektornya sendiri yang datang lansung...sungguh menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi lembaga dakwa kampus (LDK) unrika.
selain kedatangan rektor yang menambah berkesan pada acara malam itu adalah selesai buka bersama lalu rektor memberikan kado leberan kepada adik-adik panti asuhan yang berupa amblop yang diberikan kepada setiap anak panti asuhan tsb. dan dilanjutkan dengan shalat trawih secara bersama-sama..
kemudian setelah adik-adik panti asuhan tersebut sudah pada pulang acara selanjutnya adalah mabit yang pesertanya adalah panitia buka bersama yang dipimpin oleh ustad subair dengan tema"indahnya kebersamaan"..
pada malam itu semua terasa melelahkan tapi dengan tema"indahnya kebersamaan" yang disampaikan oleeh ustaad subair dengan sangat menerik membuat temen -teman ldk yang tadinya merasa kelelahan menjadi semangat kembali.
dan dilanjutkan dengan shalat tahajud berjamaah dan sahur bersama menambah kegiatan pada malam itu menjadi momen yang tak terlupakan.

kesimpulan dari tema "indahnya kebersamaan" adalah kebersamaan yang hakiki adalah kebersamaan yang didasari iman dan keikhlasan yang berpegang teguh pada tali agama allah swt, kebersamaan yang memberi kebahagian didunia dan diakhirat.


jazakumullah khoiron khatsiro.

Kamis, 18 Agustus 2011

Mabit

aslamualaikum
saya jadi teringan kisah mabit sebulan yang lalu yang diadakan oleh RZ dan relawan. mabit itu sendiri ada banyak arti tergantung anda mau mengartikanya.. ada yang bilang mabit ( malam bina iman dan takwa), ada yang bilang kegiatan yang ber malam dimasjid. itu semua benar. tapi yang disini yang ingin saya share adalah mulai dari kegiatan , makna dan beberapa manfaatnya.
mabit yang dilaksanakan pada malam minggu, malam yang bagi sebagian remaja sumuran kami sibuk dengan aktivitas yang tidak bermanfaat tapi berbeda dengan kami kami pada malam itu menyibukkan diri kami dan berusaha memperbaiki rasa keimanan kami dengan mendengarkan tausia.. dilanjutkan dengan shalat malam berjama'ah yang dimulai dari tengah malam sampai menjelang subuh.. dan dilanjutkan dengan shalat subuh berjama'ah dan sharing dnegan pengurus masjid setempat.dan dilanjutkan membaca almatshurat secara bersama-sama. sungguh malam itu merupakan malam yang membuat iman kita menjadi lebih kuat. itulah sedikit gambaran tentang pelaksanaan mabit kammi bersama rumah zakan di puri agung batam.




ada beberapa manfaat yan bisa diambil dari kegiatan mabit ini diantaranya : mempererat ukhuwa diantara kami semua, sebagai wadah pendekatan diri kepada tuhan YME secara berjama'ah, mempertebal rasa keimanan kita, menghindarkan kita dari kegiatan/aktuvitas yang tidak bermanfaat, Dll.
ada pun makna dari kegiatan mabit dini adalah bagai mana kita semua mempersiapkan dan melatih diri kita untuk men jadi lebih baik dari hari kehari.
tetap semangat jaga selalu iman mu... dab perbaiki akhlakmu!!!!

Senin, 15 Agustus 2011

CANTIK

Izinkan kami Menundukan Pandangan
karna keshalehahan akhlakmu telah memikat hati.
Tak perlulah wajah indahmu kau nampakan untuk menguatkan,
ketaqwaanmu telah menjadi bunga terindah di taman hati.

Cantik,
Izinkan kami tundukkan pandangan dari yg belum halal
Kami tak ingin melesat bersama panah-panah syetan itu
Mengoyak dan meruntuhkan iman, karena Fitnah indahmu

Cantik,
Bantu kami menjaga pandangan
Menjaga gejolak rasa nan menggelora,
Jagalah kami agar kau tetap terjaga juga,
Dalam Maqfirah dan Rahmadnya

***

JADI LAH kalian BARANG yg MAHAL, seperti "MUTIARA" menjadi mutiara yang mahal, yang selelu DIJAGA & DIRAWAT, dan DISIMPAN BAIK-BAIK,yang  tidak ditaruh DISEMBARANGAN TEMPAT, kecuali pada tempat yg benar-benar AMAN dan TERJAGA. Jangan menjadi BARANG MURAHAN..
yang selalu terpajang ditempet-tempat indah yang selalu mengundang dan menarik perhatian yang diumbar dengan harga yang murah yang setiap orang bisa menikmatinya..
cantik
Karna engkau adalah salah satu penyebab dari terjerumusnya kami karna pandangan mata..
Maka Cantik..  BANTULAH AKU MENJAGA MATAKU,, BANTULAH AKU MENJAGA PANDANGANKU... !!!!!! DENGAN KAU MENJAGA KECANTIKAN MU .

tanya kenapa?

aslamualaikum wr.wb
ditengah banyaknya masalah yang dihadapi kota batam saat ini yang ber mulah dari masalah APBD ( anggaranpendapan dan belanja daera) yang sampai sekarang masih blum jelas... akibat pemilu 2011 yang isunya sebagian dana APBD digunakan untuk menunjang suksesnya salah satu kadidat dari calon wako dan wakwako kota batam.. kini timbul masalah baru yang diakibatkan oleh kosongnya dana APBD yang menyeret beberapa sekolah dan rumah sakit umum daera (RSUD) yang dana pembangunanya dipangkas sehingga mengakibatkan terbengkalainya pembangunan sarana dan prasarana pada beberapa sekolah dan RSUD tsb..
yang menjadi pertanyaan saat ini adalah apakah dana APBD kota batam Benar2 kosong atau kah ada paktor lain yang menyebabkan terbengkalainya pembengunan di kota batam menjadi terhambat.?
seiring dengan tahun ajaran baru dan bayak nya siswa baru yang mulai masuk sekolah.... apakah sekolah yang ada dibatam saat ini bisa menampung siswa baru pada tahun ajaran baru ini... atau kah pendidikan karakter yang selalu disampaikan pememrintah saat ini telah sesuai yang diharapkan masyarakat saat ini..
atau kah pendidikan karakter yang selalu di tekankan pemerintah itu cuma politik para aparat pemerintah untuk menutupi masalah maslah yang ada....

Senin, 08 Agustus 2011

berdagang

Apa kabar sahabat.. Sampai saat ini masih berpuasa kan? Ooia,,, terdengar masih semangat.. ^__^
........


Salah seorang sahabat Rasulullah, Abu Sa’id al Khudzri pernah bercerita tentang keluarga Fatimah Az Zahra.

Pada suatu hari Ali Bin Abu Thalib bertanya kepada istrinya, Fatimah :”Apakah ada makanan untuk kita hari ini?”.
Fatimah, putri kesayangan Rasulullah menjawab :” Aku sendiri sudah dua hari ini tidak makan sesautu. Aku sedih memikirkan Hassan dan Hussein anak-anak kita”

“Mengapa engkau diam saja dan tidak memberitahu aku, supaya aku bisa berusaha mencari rezeki”, kata Imam Ali

“Sungguh Aku malu pada Allah”, jawab Fatimah
“Aku tidak mau membebanimu dengan sesuatu yang tidak dapat engkau pikul wahai suamiku”, lanjut Fatimah dengan suara yang lemah lembut.

***

Mendengar ucapan istrinya tersebut Imam Ali segera keluar rumahnya dengan penuh rasa haru. Kemudian Ali pergi menuju rumah sahabatnya. Ia meminjam uang satu dinar. Ia bermaksud membeli makanan buat keluarganya yang ia cintai. Kemudian Imam Ali pergi menuju pasar untu berbelanja.

Akan tetapi pada saat ia hendak membayar makanan yang dibelinya, ia melihat Miqdad, sahabatnya yang menatapnya dengan memelas. Setelah memanggilnya Imam Ali bertanya perihal sahabatnya Miqdad. Baru setelah didesak berkali-kali ia menceriterakan penderitaan keluarganya yang juga belum makan dan ia tidak tega melihat anak-anaknya menangis minta makan.

“Wahai Miqdad sahabatku, demi Allah, apa yang menyusahkanmu sama dengan apa yang menyusahkanku. Aku-pun baru meminjam satu dinar buat makanan keluargaku. Tetapi ambillah uang ini. Engkau lebih membutuhkannya ketimbang aku”.

***

Imam Ali kemudian pergi ke Masjid untuk menunaikan shalat Dzuhur bersama Rasulullah. Usai shalat dan berdzikir bersama Rasulullah, alangkah terkejutnya Imam Ali, ketika Rasulullah mertuanya mengajaknya pulang karena ia ingin makan siang bersama di kediaman Imam Ali dan putri kesayangannya Fatimah Az Zahra.

Imam Ali tak dapat menolak dan berkata-kata, ia hanya berpikir, apa kira-kira yang hendak dimakan bersama Rasulullah setibanya di rumahnya nanti?. Namun ia tetap dengan setia mengiringi Nabi pergi ke rumahnya. Setelah sampai di rumahnya ia terkejut kala mencium aroma sedap dari makanan lezat yang telah tersedia. Ketika Imam Ali kebingungan memikirkan asal muasal makanan tersebut, Rasulullah berkata :” Wahai Ali, makanan di meja ini adalah pemberian Allah, sebagai balasan atas satu dinar yang telah engkau berikan pada Miqdad sahabatmu”.

Ali tertegun sejenak dan ia teringat akan Firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 276 :” Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa”

“Apabila daganganmu merugi, kata” Ali Bin Abu Thalib“, maka berdaganglah dengan Allah melalui sedekahmu”. (Biharul Anwar)

Allahumma shali ala Muhammad wa ala ali Muhammad

***

Dan itu semua adalah janji Allah kepada kita sebagai umat muslim seperti dalam surat-surat berikut:

Al Baqarah (2) :245. Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Al Baqarah (2) :261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Al Hadid (57) :11. Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak,

percaya diri

Percaya diri adalah berbuat sesuatu dengan penuh keyakinan. Apapun tantangan yang dihadapi dan dalam kondisi apapun ia akan menggapai cita-citanya. Rasa percaya diri merupakan salah satu kekuatan yang mendorong seseorang untuk maju dan berkembang serta selalu memperbaiki diri.

Tanpa rasa percaya diri, sesesorang akan hidup dibawah bayang-bayang orang lain. Ia akan selalu takut pada kegagalan dan sesuatu yang tidak diketahui. Karena itu ia tidak berani melakukan perubahan sekecil apapun untuk keluar dari kebiasaan.

Ada orang yang percaya diri ketika menghadapi sesuatu. Namun, ketika menghadapi tantangan tertentu, ia merasa akan gagal. Dalam hal ini ia telah membiarkan pikirannya membuka file-file kegagalan dalam menghadapi tantangan itu.

Jika kita ingin meningkatan dan memperkuat rasa percaya diri, tanamkanlah pikiran positif. Jadikanlah konsentrasi kita pada hal-hal yang positif hingga menumbuhkan rasa percaya diri, apapun yang terjadi. Otak akan membukakan file-file percaya diri yang lebih kuat dan mendalam di ruang memori akal bawah sadar kita. Dan akhirnya mempengaruhi pada perilaku dan hasil yang kita inginkan.

Tanpa bermaksud mengesampingkan variable-variable lain dalam mengembangkan kepercayaan diri, pikiran positif dapat menjadi alternatif perubahan awal dalam bertindak yang akhirnya meraih sesuatu yang kita inginkan. Sebaliknya, berpikir negatif akan menghasilkan hal-hal yang negatif dalam perbuatan dan sikap kita.

Yuuk kita bangun pikiran positif kita [selain doa dan tawakal kepada Allah] yang akhirnya berimbas pada rasa percaya diri kita dalam mewujudkan impian-impian kita.... Go..go…go get it!

saleh dan malu

Beruntung, saya pernah mengenal tiga orang saleh, ketiganya tinggal di daerah yang berbeda, sikap dan pandangan agamis mereka berbeda, dan jenis kesalehan mereka pun berbeda. saleh pertama di klender, orang betawi campuran arab. ia saleh, semata karena namanya. orang menyukainya karena ia aktif siskamling meskipun bukan pada malam gilirannya. Orang kedua, Haji Saleh Habib Farisi, orang jawa. agak aneh memang, Habib Farisi sebuah nama jawa, ia saleh dalam arti sebenarnya, minimal kata para jamaah masjid kampung itu, jenggotnya panjang, peci putihnya tak pernah lepas, begitu juga sarung plekat abu2nya itu, tutur katanya lembut, seperti mas danarto. ia cekatan memberi senyum pada orang lain. Alasannya, " Senyum itu Sedekah ". Kepada anak kecil, ia sayang. Hobinya mengusap kepala bocah-bocah yang selalu berisik pada saat sholat jamaah berlangsung.

Usapan itu dimaksudkan agar anak-anak itu tak lagi bikin gaduh. Tapi yang namanya bocah ya tetap aja bocah, biar seribu kali kepala di usap, ribut tetap jalan. seolah mereka khusus dilahirkan buat bikin ribut di masjid.
" Ramai itu baik saja," Katanya dengan sabar ( ketika orang-orang lain pada marah ). " Karena ramai tanda kehidupan ", katanya lagi. " Lagi pula, kita harus bisa sholat khusuk dalam keramaian itu. " Mungkin ia benar, Buktinya ia betah berjam-jam Dzikir di masjid. Sering sholatnya sambung menyambung tanpa terputus kegiatan lain.
Selesai magrib, ia tetap berdzikir sambil kepalanya terangguk-angguk hingga Isya' tiba. Jauh malam, ketika orang masih lelap dalam mimpi masing-masing, ia sudah mulai sholat malam, kemudian dzikir panjang sampai subuh tiba. Selesai subuh dzikir lagi, mengulang-ulang Asmaul Husna dan beberapa Ayat pilihan sampai terbit matahari.

Ketika sholat Duha, tidur lagi satu jam, selebihnya dzikir..dzikir..dzikir. pas betul dengan nama yang disandangnya. Dasar sudah saleh, plus Habib ( nama sufi besar ) ditambah Farisi ( salah seorang sahabat Nabi .
Kalau kita sulit menemui Pejabat karena banyak acara, kita sulit menemui orang jawa ini, karena ibadahnya di masjid begitu padat. Para tetangga menaruh Hormat padanya, banyak pula yang menjadikannya Idola. Namun ia mempunyai kekurangan, ada dua macam cacat utamanya. Pertama,, kalau dalam sholat jamaah tak ditunjuk jadi Imam, ia tersinggung. Kedua, kalau orang tak sering Sowan ke rumahnya, ia tidak suka karena ia menganggap orang itu telah mengingkari eksistensinya sebagai orang ada di depan.

" Apakah ia dengan aktif di masjid karena ingin menjadi Tokoh ?. " Hanya Allah dan dia yang tahu. Pernah saya berdialog dengannya, setelah begitu gigih menanti dzikirnya yang panjang itu selesai. Saya katakan bahwa kelak bila punya waktu banyak, saya ingin selalu dzikir di masjid seperti dia, saya tahu, kalau sudah pensiun, saya akan punya waktu macam itu.
" Ya kalau sempat pensiun, " Komentarnya. " Maksud pak Haji ?. " Memangnya kita tahu berapa panjangnya usia kita ?. Memangnya kita tahu bakal mencapai usia pensiun ?. " Ya, ya benar pak Haji,". saya merasa terpojok.
" Untuk mendapat sedikit bagian dunia, kita rela menghabiskan seluruh waktu kita. Mengapa kita keberatan menggunakan beberapa jam sehari buat hidup kekal abadi di surga ?. " Benar pak, Haji, orang memang senang mengejar dunia." Itulah, cari neraka saja mereka". Maka tak bosan-bosan saya ulang nasehat bahwa orang harus sholat sebelum di sholatkan. " Mungkin tak ada yang salah dari sikap pak Haji Saleh. " Tapi kalau saya takut, sebabnya kira-kira ia terlalu menggaris bawahi " Ancaman ".

Saya membandingkannya dengan orang Saleh ketiga, ia juga Haji, pedagang kecil, petani kecil, dan Imam di masjid kecil. Namanya bukan Saleh, melainkan Sanip, Haji Sanip, orang betawi asli. Meskipun Ibadahnya ( di masjid ) tak seperti Haji Saleh, kita bisa merasakan kehangatan Imannya. Waktu saya tanya, mengapa sholatnya sebentar, dan Do'anya begitu pendek, cuma melulu Istigfar ( mohon ampun ). ia bilang bahwa Ia tak ingin meminta aneh-aneh. ia malu kepada Allah.
Bukankah Allah sendiri menyuruh kita meminta dan bukankah Allah berjanji Mengabulkannya ?
" Itu betul, Tapi minta atau tidak, kondisi kita sudah dengan sendirinya kan. Kita ini cuma sekeping jiwa telanjang, dari hari ke hari nyandong Berkah-Nya, tanpa pernah memberi. Memang Allah Maha Pemberi, termasuk memberi kita rasa malu, Kalau Rezeki-Nya kita makan, mengapa rasa malu-Nya tak kita gunakan ?" katanya.

Bergetar saya, untuk pertama kalinya saya merasa malu pada hari itu. Seribu Malaikat, Nabi-Nabi, Para wali, dan orang-orang suci langsung di bawah Komando Allah seperti serentak mengamini ucapan orang betawi ini.
" Perhatikan di masjid-masjid, Jamaah yang meminta Allah kekayaan, tambahan Rezeki, naik gaji, naik pangkat.
Mereka pikir Allah itu Kepala Bagian Kepegawaian di kantor kita. Allah kita Puji-puji karena akan kita mintai sesuatu, ini bukan Ibadah, Tapi dagang, mungkin bahkan pemerasan yang tak tahu malu, Allah kita sembah, lalu kita perah Rezeki dan Berkah-Nya, bukannya kita sembah karena memang seharusnya kita menyembah, seperti tekad Al-Adawiyah itu, " katanya lagi.

Nafas saya sesak , saya tatap wajah orang ini baik-baik. Selain keluhuran batin, di wajah yang mulai menampakkan tanda ketuaan itu terpancar ketulusan Iman. Kepada saya, pak. Haji itu jadinya menyodorkan sebuah cermin.
Tampak disana, wajah saya retak-retak, saya malu melihat diri sendiri. Berapa banyak saya meminta selama ini, tapi betapa sedikit saya memberi. Mental korup dalam Ibadah itu, ternyata bagian hangat dari kehidupan pribadi saya juga.

~~~~~~
Dikutip dari Buku Kang Sejo Melihat Tuhan