This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

baca juga

Senin, 24 September 2012

tetesan air mata wisuda
 by : asa

memahami suatu agama merupakan kewajiban bagi setiap manursia sesuai dengan apa yang diyakininya. kurangnya pemahaman ini akan banyak menimbulkan permasalahan2 yg dapat merugikan banyak orang didunia ini.
diciptakannya agama adalah tidak lain dan tidak bukan untuk mengatur dan memperbaiki manusia serta memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk kemaslahatan manusia.
ditengah tawa bercampur haru ,serta tangis yg sulit untuk dibendung oleh para wisudawan dan wisudawati serta banyaknya ucapan selamat dari sanak sudara dan teman-teman yang hadir dalam pelaksanaan wisudah kali ini seakan menjadi moment yg kekal abadi hingga ajal menjemput nantinya.
namun dibalik itu semua ada sisi kecil disebelah ruang acara wisuda tsb berdiri sebuah mushola kecil yang menjadi syair agama dikampus tsb.
pelaksanaan wisudah kali ini memberikan kepedihan yang mendalam bagi para aktivis dakwah kampus yg menjadikan mushola sebagai simbol syiar dakwah dikampus, pasalnya mushola yang selama ini dijadikan tempat syiar dakwah seperti kajian, rapat, serta tmpat mencurahkan pemikiran dan tenaganya untuk dakwah ini selain sholat kini menjadi tempat tidur dan tempat makan para orang tua para wisudahwan/wati. bukanhaya itu mereka juga berani menginjak lantai mushola yg sudah ada tulisan"wajib membuka alas kaki" dan tanpa membuang sampah makanya ketmpat sampah. yang menjadi ironisnya lagi ketika mau sholat para orng tua wisudawan/wati yang sebagian besar para ibu-ibu ini tidak juga mua beranjak dri tmpat duduk dan tempat tidurnya yg sudah melewati batas sholat laki-laki. sehingga shalat yang sapnya blum penuh harus di sambung kesap belakang dikarnakan para orang tua tsb. yang lebih parahnya lagi ketika seorang akivis kampus menyarankan kepada salah seorang bapak. pak sepatunya bisa tolong di letakan/dilepas di sana(menunjukan ketmpat batas alas kaki) karena bapak tsb telah menginjak lantai mushola. tp bapak tsb malah berkata tidak apa dek katanya. tp pak kotor inikan mushola,(kata anak tsb). ya dek kata bapak itu, tp tak jg dia meletakan sepatunya ditempat yg dikasud.  mungkin kiranya sama dgn yg digambarkan rosulullah "ada seorang badu yang kencing di masjid " mudah mudahan para orang tua wisudawan/wati ini tidak mengetahui bahwa mereka harus menjaga kebersihan masjid/mushola karena itu merupakan tempat yang suci dan merupakan tempat ibadah. sehingga allah memaafkan mereka dan memberi merka pertunjuk sehingga mereka menjadi orang-orang yang mengetahui dan melaksanakan apa yang mereka ketahui tsb.tetesan air mata wisuda  memahami suatu agama merupakan kewajiban bagi setiap manusia sesuai dengan apa yang diyakininya. kurangnya pemahaman ini akan banyak menimbulkan permasalahan2 yg dapat merugikan banyak orang didunia ini. diciptakannya agama adalah tidak lain dan tidak bukan untuk mengatur dan memperbaiki manusia serta memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk kemaslahatan manusia. ditengah tawa bercampur haru ,serta tangis yg sulit untuk dibendung oleh para wisudawan dan wisudawati serta banyaknya ucapan selamat dari sanak sudara dan teman-teman yang hadir dalam pelaksanaan wisudah kali ini seakan menjadi moment yg kekal abadi hingga ajal menjemput nantinya. namun dibalik itu semua ada sisi kecil disebelah ruang acara wisuda tsb berdiri sebuah mushola kecil yang menjadi syair agama dikampus tsb. pelaksanaan wisudah kali ini memberikan kepedihan yang mendalam bagi para aktivis dakwah kampus yg menjadikan mushola sebagai simbol syiar dakwah dikampus, pasalnya mushola yang selama ini dijadikan tempat syiar dakwah seperti kajian, rapat, serta tmpat mencurahkan pemikiran dan tenaganya untuk dakwah ini selain sholat kini menjadi tempat tidur dan tempat makan para orang tua para wisudahwan/wati. bukanhaya itu mereka juga berani menginjak lantai mushola yg sudah ada tulisan"wajib membuka alas kaki" dan tanpa membuang sampah makanya ketmpat sampah. yang menjadi ironisnya lagi ketika mau sholat para orng tua wisudawan/wati yang sebagian besar para ibu-ibu ini tidak juga mua beranjak dri tmpat duduk dan tempat tidurnya yg sudah melewati batas sholat laki-laki. sehingga shalat yang sapnya blum penuh harus di sambung kesap belakang dikarnakan para orang tua tsb. yang lebih parahnya lagi ketika seorang akivis kampus menyarankan kepada salah seorang bapak. pak sepatunya bisa tolong di letakan/dilepas di sana(menunjukan ketmpat batas alas kaki) karena bapak tsb telah menginjak lantai mushola. tp bapak tsb malah berkata tidak apa dek katanya. tp pak kotor inikan mushola,(kata anak tsb). ya dek kata bapak itu, tp tak jg dia meletakan sepatunya ditempat yg dikasud.  mungkin kiranya sama dgn yg digambarkan rosulullah "ada seorang badu yang kencing di masjid " mudah mudahan para orang tua wisudawan/wati ini tidak mengetahui bahwa mereka harus menjaga kebersihan masjid/mushola karena itu merupakan tempat yang suci dan merupakan tempat ibadah. sehingga allah memaafkan mereka dan memberi merka pertunjuk sehingga mereka menjadi orang-orang yang mengetahui dan melaksanakan apa yang mereka ketahui tsb.