baca juga

Jumat, 24 April 2015

ketika kita butuh dakwah

Kondisi remaja yang sudah buruk moralnya meski masih ada segelintir orang yang terus berusaha memperpaiki moral mereka. berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi remaja dan pemuda yang sudah mulai memburuk moralnya maka saya dan tiga orang teman saya mencoba mengkonsep gerakan untuk memperbaiki moral generasi muda saat ini. kami tau ini mungkin sulit dan sangat berat tapi saya dan teman-teman berusaha terus mencoba untuk terus melakukan perbaikan yang kami muali dari diri kami sendiri, orang-orang disekitar kami, keluarga kami, dll.

Waktu itu aku dan dua orang temanku serta ada seorang dosen yang prihatin terhadap kegiatan dakwah kampus di salah stu kampus tempat kami kuliah waktu itu. berawal dari kesamaan misi dan visi serta ingin mengembalikan dakwah kampus sesuai dengan fikrah dan fitrahnya maka malam itu kami mulai meperbincangkan hal-hal sederhana yang dicoordinir oleh mom (kami menyebutnya).

malam itu perbincangan sedikit santai namun serius, kami membicarakan tentang kondisi lembaga dakwah kampus terkini. sehingga disepakatilah bahwah diantara salah satu dari tiga orang diantara kami harus menjadi pione (penggerak/ketua) dakwah dikampus.

Kondisi dakwah kampus yang staknan atau istilah lainnya jalan ditempat maka kami memutuskan mengambil peran penting dalam kebijakan dakwah kampus sehingga saya dan teman-teman mampu memberikan gagaran dan ide-ide yang bisa membangun dakwah kampus saat itu.

Dan akhirnya salah satu dari kami berhasil menjadi ketua lembaga dakwah kampus namun ketika salah satu kami telah terpilih menjadi ketua umum Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Unrika, kemudian dua orang diantara teman-teman sudah mulai disibukan dengan tugas akhir yang banyak menguras waktu mereka sehingga ketika mereka lulus komunikasi dan waktu-waktu untuk ketemu sangat sulit bahkan bisa dikatakan jarang.

Setelah kelulusan teman-teman aktivitas - aktivitas dakwah kampus tetap berjalan meski hanya penularan ide-ide perbaikan organisasi dan syiar-syiar kecil dan membangun keakraban antar anggota lembaga dakwah kampus.

Kembali kepada kprihatinan terhadap generasi muda maka di lembaga dakwah kampus itu kami mewajibkan seluruh anggotanya untuk mengikuti pembinaan yang kami sebut mentoring. bermula dari mentoring inilah kami berharap bisa memperbaiki akhlak para pemuda/di (baca mahasiswa) untuk lebih baik dari sebelumnya.

Kembali kepada kprihatinan terhadap generasi muda maka di lembaga dakwah kampus kami mengadakan kajian-kajian yang kami berharap akan memebrikan bekan tentang keislaman yang utuh kepada para pemuda/di (baca mahasiswa) sehingga mereka mampu mengamalkannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Kembali kepada keprihatinan terhadap generasi muda maka lembaga dakwah kampus mengadakan pelatihan-pelatihan untuk menambah kemapuan soft skill yang bisa dijadikan bekal setelah kuliah karena hard skill mareri kuliah yang kita pelajari dikampus tidak serta merta mendukung karir kita paska lulus dari kampus tanpa di tunjang soft skill. dan banyak lg lainnya meski tak begitu banyak.

kami percaya dan yakin kami tidak meminta imbalah terhadap terhadap yang kami lakukan, atau kami bermaksud untuk riya terhadap apa yang kami lakukan. kami cuma ingin anda mengerti bahwa kita yang membutuhkan dakwah untuk bekal perbaikan terhadap diri kita.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar