This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

baca juga

Rabu, 20 Juli 2016

Suka duka dihari pertama sekolah


Hari ini hari pertama masuk sekolah ditahun ajaran baru 2016/2017 ini. ada banyak pemandangan disekolah pagi ini, ada yang bergembira datang kesekolah karena akan berjumpa dengan teman dan ada yang murung dan malas karena mungkin waktu libur yang kurang.


Meski ada juga yang sekolahnya masih bermasalah seperti sokolah menengah kejuruan negeri 9 di bandar lampung yang saat ini masih sengketa karena kemarin 18/07/2016 izin sekolahnya dicabut dan bangunan sekolah nya akan di peruntukan persiapan smpn 32 bandar lampung yang lansung dibacakan oleh kadisbud (baca beritanya di www.teraslampung.com )

Dan tidak hanya di lampung di kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI) pun pernah ada seorang ketua yayasan yang mengeluhkan proses pendirian sekolah nya yang dipersulit (baca:diperlambat izinnya) karena ini dan itu oleh dinas pendidikan dan budaya.

Namun terlepas dari itu semua ada kebijakan menarik yang dikeluarkan oleh kemdikbud RI tentang pelaksanaan MOS yang mewajibkan siswa membawa tas dari karung, topi bola, dan lain sebagainya serta membawa coklat, permen untuk diserahkan panitia. hali ini tertuang dalam Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah . hal ini perlu kita apresiasi karena ini terobosan baru yang dilakukan kemdikbud. kita harus meninggalkan budaya pembodohan dan kemubaziran dan mari menuju ke budaya mandiri dan berkepribadian.

Namun sebenarnya masih banyak PR besar yang harus dilakukan oleh sekolah sebagai penelenggara pendidikan dan kemendikbud sebagai pembuat kebijakan. sehingga pendidikan di indonesia menjadi lebih baik.


Senin, 11 Juli 2016

Amanah


Kata amanah mererupakan kata yang sangat familyar bagi kita semua. Amanah sering kali dikaitkan dengan kekuasaan, jabatan dan materi, namun sebenarnya amanah tidak hanya itu. Amanah secara syar’i berarti menunaikan segala yang dititpkan atau dipercaakankepadanya.

Itulah makna amanah seperti dalam firman Allah swt.:
Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menunaikan amanah-amanah kepada pemiliknya; dan apabila kalian menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kalian menetapkan hukum dengan adil.” (An-Nisa: 58).

Ayat di atas menegaskan bahwa amanah tidak melulu menyangkut urusan material dan hal-hal yang bersifat fisik. Amanah adalah menunaikan hak Allah dan juga hak manusia, serta hak makhluk lain di muka bumi ini. Memperlakukan sesama insan secara baik adalah amanah, memelihalah lingkungan adalah amanah. Dan lain sebagainya.

sabda Rasulullah saw,:
“Setiap kalian adalah pemimpin dan karenanya akan diminta pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Amir adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka. Lelaki adalah pemimpin di tengah keluarganya dan ia akan diminta pertanggungjawaban tentang mereka. Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan atas anak-anaknya dan ia akan diminta pertanggungjawaban tentangnya. Seorang hamba adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan diminta pertanggungjawaban tentang itu. Dan setiap kalian akan diminta pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya.” (Muttafaq ‘Alaih)

Dan Allah swt juga. berfirman:
Sesungguhnya Kami menawarkan amanah kepada langit, bumi, dan gunung-gunung. Namun mereka menolak dan khawatir untuk memikulnya. Dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zhalim lagi amat bodoh.” (Al-Ahzab 72)

Dari nash-nash Al-Qur’an dan sunnah di atas nyatalah bahwa amanah tidak hanya terkait dengan harta dan titipan benda belaka. Amanah adalah urusan besar yang seluruh semesta menolaknya dan hanya manusialah yang diberikan kesiapan untuk menerima dan memikulnya.
Lalu pertanyaan yang kemudian timbul adalah kenapa manusia yang siap menerima amanah? Sudah kita sebagai manusia menjalan amanah sesuai yang diperintahkan dalam al qur’an dan hadist diatas? Seberapa besar kita mampu mengemban amanah? Dan sederatan lainnya pertanyaan tentang amanah yang ada di benak kita.
Jika kita melihat kondisi kekinian sudah begitu banyak kerusakan yang terjadi, para koruptor berserakan, bencana alam dimana-mana, kekerasan seksual, perampokan (begal) meraja lelah seakan kita tidak perduli lagi tentang pertanggung jawaban amanah kehidupan ini.
kita mungkin bisa saja lolos dari mata hukum dunia namun kita tidak akan pernah bisa lepas dari pertanggung jawaban akhirat. Karena hakekatnya setiap kita akan dimintai pertanggung jawaban walauppun sekecil apapun.
Maka dari itu mari kita persiapakan diri kita untuk semaksimal mungkin agar diberi kekuatan dan kemampuan dalam mengemban dan melaksanakan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab.


Jumat, 08 Juli 2016

Agar Tetap Sehat Pasca Lebaran

Jaulah muda, Budaya lebaran adalah budaya silahturahmi dengan berkunjung ke rumah sanak keluarga dan kerabat. Pada saat berkunjung ini biasanya mengomsumsi berbagai makanan dan minuman yang dihidangkan. Ada rasa tidak enak jika kita tidak mencicipi makanan yang disediakan. Dan  pada umumnya makanan dan minuman yang di hidangkan pun mengandung tinggi lemak, manis dan asin.

pada umumnya kue-kue yang dihidangkan pada saat lebaran pun mengandung kalori yang tinggi. Bahan-bahan pembuat kue hidangan pada saat lebaran seperti kuning telor, santan dan lainnya mengandung kalori yang tinggi. 

Hidangan makanan juga banyak yang mengandung santan, sekali lagi makanan yang bersantan juga mengandung lemak. Apalagi jika makanan tersebut dimasak berulang-ulang sehingga lemak jenuhnya semakin tinggi dan ini sudah pasti  tidak baik untuk kesehatan.

Bukan hanya makanan, minuman pun biasanya mengandung kalori tinggi karena manis. Tentunya makanan-minuman ini jika dikonsumsi oleh seseorang  yang sudah mempunyai penyakit kronik akan menyebabkan penyakitnya mengalami kekambuhan. Misalnya saja pasien diabetes, hipertensi, atau hiperkolesterol.

Kalau pasien yang sudah obesitas dan jika saat berpuasa sudah mengalami penurunan berat badan, sehabis lebaran cenderung berat badannya kembali seperti sebelum Puasa dan jika makannya tidak terkontrol selama lebaran bahkan berat badannya akan bertambah melonjak.


Oleh karena itu, pada minggu pertama-pertama setelah lebaran pasien-pasien yang datang ke unit gawat darurat  RS karena diare, serta berbagai penyakit kronis yang mengalami kekambuhan.

Antisipasi dengan berbagai penyakit pasca lebaran merupakan hal yang
penting. Batasi makanan yang terlalu asin atau terlalu manis. Minumlah air putih yang cukup, apalagi dengan kondisi kemarau saat ini. Kurangi minuman yang dingin dan goreng-gorengan yang akan mengiritasi saluran pernapasan kita. Sehingga pada saat harus beraktifitas kembali pasca lebaran tetap berada dalam keadaan sehat wal afiat.

Ada beberapa tips agar tetap sehat pasca lebaran yaitu:

1. Pilihlah makanan dan minuman yang tidak mengandung kalori yang tinggi seperti santan, coklat, keju, kue manis dll.
2. perbanyak minum air putih
3. makan dan minumlah secukupnya jangan berlebihan. Jika merasa sudah full atau kenyang berhentilah.
4. tetap melakukan aktivitas olahraga agar tubuh tetap seimbang.
5. istirahat yang cukup.
6. jika sudah terlanjur banyak memakan makanan yang mengandung kalori tinggi, usahakan imbangi dengan memakan buah-buahan dan sayur-sayuran.


Selamat mencoba dan semoga sehat selalu. aamiin

Sabtu, 02 Juli 2016

tata cara shalat idul fitri

Jaulah Muda, berikut ini adalah tata cara shalat idul fitri dan idul adha;

Cara Mengerjakan: 

  1. Pada pagi hari tanggal 1 Syawal, sesudah kita menunaikan shalat subuh dan sesudah kita mandi sunah Hari Raya, lalu berangkatlah menuju masjid atau tanah lapang dengan memperbanyak mengucapkan takbir.

  2. Setelah tiba di masjid, maka sebelum duduk shalat tahiyatul-masjid dua rakaat. Kalau ditanah 
    lapangan tidak ada tahiyatul-masjid, hanya duduklah dengan ikut mengulang-ulang bacaan 
    takbir, sampai mulai shalat Id itu.

  3. Lafazh / Niatnya ialah sebaga berikut :
    • Jika shalat 'Idul Fitri :

      "Ushallii sunnatal-li'iidil-fitri rak'ataini lillahi ta'aalaa.
      Artinya:

      ''Aku niat shalat sunah 'Idul Fitri dua raka'at karena Allah Ta'ala.''

    • Jika shalat 'Idul Adha :

      "Ushallii sunnatal-li'iidil-adhhaa rak'ataini lillahi ta'aalaa.
      Artinya :

      ''Aku niat shalat sunah 'Idil Adha dua raka'at karena Allah Ta'ala.''

  4. Pada rakaat pertama : Sesudah niat mula-mula membaca takbiratul ihram kemudian membaca doa iftitah, selanjutnya takbir 7 kali dan setiap habis takbir disunahkan membaca : Subhaanallahi wal-hamdu lillaah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar.
    Artinya :
    Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar.
    Setelah takbir 7 kali dan membaca tasbih tersebut. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan 
    disambung dengan membaca surat yang disukai, dan lebih utama membaca surat Qaf atau surat Al-A'la (Sabbihisma Rabbikal-a'laa).

  5. Pada raka'at kedua, sesudah berdiri untuk raka'at kedua membaca takbir 5 kali, dan setiap 
    takbir disunahkan membaca tasbih seperti pada raka'at pertama. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan diteruskan dengan bacaan surat yang kita kehendaki, tetapi lebih utama membaca surat Al- Ghayiah. Bacaan itu dengan suara yang nyaring. 
    Imam menyaringkan yakni mengeraskan suaranya pada waktu membaca surat Al-FATIHAH dan surat- surat lainnya, sedangkan makmum tidak nyaring.

  6. Shalat ini dikerjakan dua raka'at dan dilakukan sebagaimana shalat-shalat lainnya

  7. Khutbah dilakukan sesudah shalat 'Id dua kali, yaitu pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali dan pada khutbah kedua membaca takbir 7 kali dan pembacaannya harus berturut-turut.

  8. Hendaknya dalam khutbah 'Idul Fitri berisi penerangan tentang zakat fitrah dan pada hari raya 
    Haji / Qurban berisi penerangan tentang ibadah haji dan hukum kurban.

Hal-hal Yang Dilakukan Sebelum Shalat 'I'd 

  1. Pada hari raya disunnahkan mandi, dan berhias dengan memakai pakaian yang sebaik-baiknya 
    dan menggunakan wangi-wangian yang dimilikinya.

  2. Disunahkan makan sebelum pergi shalat pada hari 'Idul Fitri, tetapi pada hari Haji disunahkan tidak makan kecuali setelah shalat.

  3. Pergi untuk mengerjakan shalat dan pulangnya dari shalat hendaknya mengambil jalan yang 
    berlainan.

  4. Takbiran

Pada hari raya Fitrah dan Haji disunahkan membaca takbir di luar shalat dan waktunya sebagai berikut : 


  • Pada hari raya Fitrah takbir dimulai dari terbenamnya matahari hingga imam berdiri untuk 
    mengerjakan shalat hari raya.

  • Pada hari raya Haji takbir dimulai dari subuh pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) dan pada tiap-tiap shalat fardhu yang lima waktu pada hari-hari tanggal tersebut.

  • Lafazh Takbiran :
    Allaahu akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallahu wallaahu akbar. Allaahu Akbar wa lillaahil-hamdu (3x). Allaahu Akbar kabiiraw wal-hamdu lillaahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lanud-diina wa lau karihal- kaafiruun. Laa ilaaha illallaahu wahdahu shadaqa wa'dahu wa nashara 'abdahu wa a'azza jundahu wa hazamal-ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu Akbar wa lillaahil-hamdu.
    Artinya :
    ''Allahu Maha Besar (3x). Tidak ada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlash kami beragama Kepada-Nya, walaupun orang- orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, dan Dia menolong akan hamba-Nya, dan Dia mengusir musuh nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala puji.''


sumber : www.swanluiz.pun.bz