baca juga

Selasa, 02 Oktober 2012

kontrak kerja Adk

by : asa di awal memasuki dunia kampus aku juga merasakan hal yang sama dengan mahasiswa yang lain, tak pernah terpikirkan dalam benak ini untuk bergabung dalam sebuah organisasi karna dalam benaku ikut organisasi itu cuma buang-buang waktu dan bikin capek aj. tapi setelah perjalanan waktu, hari demi hari perkuliahan saya merasakan kejemuan dalam diri ini karna setiap hari saya hanya melakukann kegiatan rutinitas kampus seperti, belajar dan pulang setiap hari begitu saja yang saya lakukan. berangkat dari kejenuhan menjadi mahasiswa yang apatis itu, awalnya cuma coba-coba ikut organisasi untuk mengisi waktu luang diselang waktu kuliah yang kosong, ya pikirnya waktu itu itung-itung cari teman baru. kalah itu saya ikut organisasi lembaga dakwah kampus, disana saya ketemu orang-orang yang ramah, sopan dan enak aja diajak ngobrol. waktu itu saya sering diajak dalam kegiatan ldk. ada banyak kegiatan yang saya ikuti di ldk seperti mentoring, kajian, olaraga, lintas alam, wisata dakwah dan lain lain meski baru bergabung , waktu itu saya yang baru bergabung di ldk lansung diajak ke lintas alam kebetulan waktu masih smk dulu saya juga suka dengan kegiatan alam jadi saya pun ikut. ada banyak lagi kegiatan yang saya ikuti, setelah perjalan waktu ada yang menawarkan ku untuk mengembangkan skill organisasi dakwah ku ke tempat yang lebih luas, beliau menawarkan untuk mengikuti dauroh marhalah (DM1) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (kAMMI) Komisyarat Batam. Waktu itu ternyata sebagian besar anggota ldk sudah bergabung dengan kesatuan aksi mahasiswa muslim indonesia (KAMMI) Komisariat Batam. ketika ikut daurroh marhalah (DM 1) KAMMI saya di kenalkan tentang islam mulai dari islam dasar sampai ke pentingnya islam dalam kehidupan sehari hari seperti syamiyatul islam, islam kontemporer, dan lain-lainya. ada hal yang paling mengesankan ketika ikut kumpulan dalam pekanan, disana sangat terasa betapa kuatnya ikatan ukhwah yang mereka tanamkan dalam setiap individu masing masing kader dakwah dan perbaikan ruhiyah pada setiap waktu. kejujuran , ketulusan , kebahagian dan kepedulian antara satu dengan yang lain sangat terasa sekali waktu itu, sikap saling ingat mengingatkan dan tolong menolong dalam setiap kesempatan merupakn hal yang belum pernah saya rasakan ketika saya berorganisasi. hingga akhirnya dakwah ini juga yang mengantarkan ku ke kota impian ku ke dua setelah kota ku sekarang yaitu kota kembang bandung. waktu itu aku dan salah satu rekan kerja dakwah kampusku diutus untuk mewakili ldk kampusku dalam forum silaturahim lembaga dakwah kampus seluruh indonesia. disini juga saya banyak belajar tentang bagaimana mengembangkan dakwah yang mulia ini didalam kampus, selain itu saya juga banyak belajar dari ikhwah lenbaga dakwah kampus diseluruh indonesia tentang pentingya kader dakwah dalam memperbaiki diri dan bagaimna setrategi dakwah yang produktif dalam dakwah kampus. perjuangan yang melelahkan menjadi kader dakwah juga pernah saya rasakan, hingga jatuh bangun di jalan dakwah pun sering kurasakan, pertentangan antara kebutuhan dan amanah dakwah menjadi alasan untuku mengurangi aktivitas dakwah, tapi allah punya rencana sendiri dan jika kita istiqomah maka allah selalu menunjukan jalan keluar untuk kita. kadang kebutuhan tidak sesuai dengan pengeluaran , sedikitnya waktu yang dimiliki selalu menjadi alasan untuk kita mundur dari jalan dakwah ini. dan sebentar lagi saya akan ke kota berikutnya untuk mengemban amanah dakwah yang mungkin lebih berat lagi. tapi inilah yang saya yakini " allah tidak akan membebani umatnya melebihi kemanpuannya" dan "jika kamu menolong agama allah maka allah akan menolong kamu dari mna saja"
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar