baca juga

Senin, 01 Juni 2015

Proud to be Moslem and agent of moslem



Tulisan ini teruntuk para agent muslim diseluruh dunia. Kita sebagai seorang muslim harus meyakin dengan seyakin yakin nya bahwa hidayah datang dari allah dan tidak seorang pun yang mampu memberi hidayah kepada seseorang pun tanpa izin dari allah swt.

Medan dakwah yang semakin berat pada setiap tantangan dakwah harus dilalui dengan jiddiyah (kesunguh-sungguhan) sebagai agent islam. Jiddiyah ini lah yang membuat agent muslim di eropa dan diasia berhasil memuslimkan non muslim menjadi seorang muslim yang taat.

Medan dakwah yang berat sebagai  muslim minoritas di erapo maupun dibeberapa negara diasia tidak mengurangi semangat agen of muslim untuk mengajak para non muslim terus bersemangat untuk mengajak dan mengajarkan meraka islam.

Yang terbaru di philipina ada ‘ratusan orang dari sebuah desa Nasrani di Filipina mengikrarkan dua kalimat syahadat, Ahad (24/5/2015) lalu. Menurut Mualaf Center Indonesia (Mualaf.com) melalui akun Facebooknya, ratusan orang itu mendapatkan hidayah dan mengikrarkan syahadat setelah dialog terbuka”.

Bahkan dieropa, berdasarkan informasi yang dirilis situs Dewan Tertinggi bagi kaum Muslimin di Jerman, Pusat Arsip Islam mengadakan sensus terhadap jumlah umat Islam di Eropa. Hasilnya menunjukkan, jumlah mereka mencapai 53.713.953, di antaranya sebanyak 15.890.428 jiwa tersebar di negara-negara uni Eropa.

Ini menunjukan pesatnya perkembangan umat muslim di eropa dan asia, supaya lebih meyakin kan dan membuat anda para agent muslim bangga dan lebih bersemangat lagi. Dalam data statistik perkembangan umat islam di negera-negara barat menunjukan.

Penduduk dunia (2011) tumbuh 137% dalam satu dekade terakhir, di mana Kristen tumbuh sebanyak hanya 46%, sebaliknya,  Islam tumbuh sebanyak 5 kali lipatnya: 235%. (The Almanac Book of Facts, 2011). Dikatakan, bila tren pertumbuhan ini terus berlangsung, diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 3 penduduk dunia adalah orang Islam. (www.muslimpopulation.com).

Berdasarkan data diatas kita harus bangga menjadi agen muslim dan menjadi motivasi bagi kita agar lebih bersemangat lagi untuk mengajak orang lain dalam memasuki islam sehingga tujuan menjadikan islam sebagai rahmatan lil alamin akan menjadi lebih muda.

Dan yang terjadi di indonesia malah sebaliknya, jika di negara-negara eropa, amerika dan asia lain pertumbuhan umat muslim meningkat behakn di indonesia malah sebaliknya, pertumbuhan umat muslim di indonesia semakin menurun dari tahun ke tahun.

Ini menurut Mentri Agama surya darma ali yang dilasir Kiblat Garut, 26 Juni 2012 - Menteri Agama RI, Suryadharma Ali mengatakan, dari tahun ke tahun jumlah umat Islam di Indonesia terus mengalami penurunan. Padahal di sisi lain, jumlah penduduk Indonesia terus bertambah. Semula, jumlah umat Islam di Indonesia mencapi 95 persen dari seluruh jumlah rakyat Indonesia. Secara perlahan terus berkurang menjadi 92 persen, turun lagi 90 persen, kemudian menjadi 87 persen, dan kini anjlok menjadi 85 persen.

Menurut data Mercy Mission, sebanyak 2 juta Muslim Indonesia murtad dan memeluk agama Kristen setiap tahun. Jika ini berlanjut, diperkirakan pada tahun 2035, jumlah umat Kristen Indonesia sama dengan jumlah umat Muslim. Pada tahun itu, Indonesia tidak akan lagi disebut sebagai negara dengan penduduk mayoritas Islam.

Populasi umat islam di indoensia menjadi tanggung jawab umat muslim indonesia seutuhnya, namun meski demikian yang harus menjadi ujung tombak pertumbuhan umat muslim indonesia adalah mereka yang menjadikan diri mereka agent of muslim itu sendiri.

Penomena ini seharusnya menjadi kesadaran bagi kita umat muslim indonesia sebelum keluarga, saudara-saudara mereka ikut murtad (keluar) dari agama islam, dan menjadikan umat islam yang tadinya umat terbanyak di indonesia kemudia ber angsur-angsur manjadi setara dengan agama lain atau mungkin nanti umat islam lah yang menjadi minoritas.

Maka dari itu mari kita perkuat pemahaman ke islaman kita, keluarga kita, tetangga kita, masyarakat kita sehingga kita adatang para misionaris kita sudah tidak goyah lagi dan kita sudah mantap dengan keislaman kita, dan kita bisa berdiri di kaki kita sendiri.

Kami sebagai agent of muslim akan terus senantiasa menjaga dan membentengi umat islam dari para misionaris dan bahkan kami mengajar para misionaris untuk bergabung kedalam islam itu sendiri, karena islam adalah rahmatan lil alamin. Kita harus bangga menjadi seorang muslim.
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar