baca juga

Jumat, 01 Januari 2016

Selamat Tinggal Kegaduhan 2015 dan selamat datang MEA

Telah kita lihat barsama kegaduhan-kegaduhan yang terjadi di tahun 2015 yang lalu. hal ini masih meninggalan kesan yang mendalam dan harapan yang baru ditahun 2016 ini.

kegaduhan-kegaduhan yang di timbulkan baik dari eksekutif maupun legislatif beserta kebijakannya yang menyengsarakan rakyat harus segera di akhiri ketika memasuki tahun 2016 ini. selain harapan baru ada juga tantangan yang harus di hadapi oleh pemerintah saat ini yaitu Pasar Bebas Asean atau yang sering di sebut MEA.

Pasar bebas ASEAN ini menjadi tantangan terbesar yang harus di hadapi oleh pemerintah Jokowi - JK. pasalnya kebijakan ekonomi yang sudah di keluarkan oleh pemerintahan Jokowi - JK ini belum bisa memperlihatkan dampak yang signifikan terhadap perekonomian di tanah air.

hal ini bisa kita lihat dari meroketnya nilai tukar rupiah di tahun 2015 sampai sekarang dan melemahnya daya beli masyarakat, serta meningkatnya jumlah pengangguran yang di sebabkan banyaknya perusahaan yang hengkang maupun bangrut karena perekonomian yang belum stabil.

di tahun 2016 ini kita harus sama-sama mengucapkan selamat datang Pasar Bebas ASEAN (MEA) yang entah siap ataupun belum siap masyarakat indonesia menghadapi persaingan pasar bebas ini. ya siapkah kita bersaing di Pasar Bebas ASEAN (MEA) ketika rata-rata level pendidikan kita masih menengah ke bawah (SMA Kebawah).

atau Pasar Bebas Ini membuat kita menjadi konsumen di negeri sendiri dan kita tidak mampu bersaing dengan Sumber Daya Manusia dari Negara-Negara Tetangga di ASEAN. 

Untuk menghadapi Pasar Bebas ASEAN ini kebijakan Pemerintah Jokowi - JK yang Pro Rakyat dan Penguatan Poduk Dalam Negeri sangat dibutuhkan agar kita mampu bersaing dengan negara-negara tetangga lainnya di ASEAN.

Untuk menghadapi Pasar Bebas ASEAN (MEA) kiranya ada beberapa hal yang harus di kuatkan oleh pemerintah saat ini agar bangsa ini tidak kalah bersaing:
1. Penguatan Sumber Daya Manusia yang unggul (mampu bersaing)
2. Mengkampanyekan penggunaan produk dalam negeri 
3. menjaga kualitas produk dalam negeri agar mampu bersaing
4. menyedikan sarana dan prasarana yang mudah dan berkualitas
5. menyediakan kepermudahan permodalan bagi UKM (Usaha micro) di tanah air.


sebenar nya masih banyak lagi yang kuatkan oleh pemerintah saat ini. dan jika ini sudah di terapkan oleh pemerintah maka kita sudah siap menghadapi persaingan di pasar bebas ASEAN (MEA).
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar