baca juga

Senin, 13 Mei 2013

pendidikan Karakter

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Pendidikan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pendidikan nasional berfungsi :
(1)Mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat
(2) dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa
(3) bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia
(4)yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
          (A)Budaya Panutan versus Budaya Tanggung Jawab Individual
          (B) Budaya Panutan Rakyat ( masyarakat ) berkarakter baik bila ada panutan. Jika tidak ada 
                panutan,tidak mampu membangun karakter sendiri
         (C) Budaya Tanggung Jawab Individual

                    (1) Manusia tidak Lepas dari Tanggung Jawab “ Apakah manusia mengira, bahwa iaakan
                         dibiarkan begitu saja ( tanpa pertanggung jawaban ) ? ( QS, 75/Al Qiyaamah ; 36 )
                    (2) Manusia Harus Bertanggung Jawab atas Amalnya
                         (a) Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya ( QS, 74/Al
                              Muddatstir, 38 ).
                         (b)“ Sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan “
                               ( QS, 16/An Nahl, 93 )
      
         (D) Manusia tidak Mempertanggungjawabkan Amal Orang Lain
(a)“Kamu tidak akan diminta mempertanggungjawabkan tentang apa yang telah mereka kerjakan (QS,2/ Al Baqoroh ; 134 & 141)”
(b)“ Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun atas perbuatan mereka, dan mereka tidak memikul tanggung jawab sedikit pun atas perbuatannya (QS,6/Al An’aam, 52) “.

Berkarakter baik atau buruk merupakan tanggung jawab seseorang atas kesadarannya sendiri. Walaupun di lingkungan yang kotor, sepanjang seseorang mempunyai tingkat kesadaran yang tinggi, karakter yang baik akan tetap menjadi baik tidak akan terdistorsi.

Salah satu jalan untuk membangun karakter bangsa dapat dilakukan melalui pendekatan teori perubahan. Komparasi Karakter Bangsa Bangsa Jepang Bangsa Jepang dikenal sebagai bangsa yang sangat menjunjung kemartabatan. Jika terjadi kegagalan di lingkungan kementeriannya, maka menteri tersebut mundur.

Karakter seperti apa yang mampu membangun budaya seperti tersebut ? Jawabannya Bushido, Sebuah Transformasi Nilai Karakter Bansa Jepang melalui Jalan Hidup Samurai. makna bushido: Sebagai tata cara ksatria, sebuah kode etik kepahlawanan golongan samurai dalam feodalisme Jepang.

Sedangkan samurai sendiri adalah sebuah strata penting dalam tatanan masyarakat feodalisme Jepang. Makna bushido adalah sikap rela mati demi negara dan kaisar hingga para samurai rela mempertahankan nyawa demi itu.

Jika ia gagal, ia akan melakukan harakiri ( bunuh diri dengan memasukkan pisau, membelah perutnya = seppuku ).

ada 7 (tujuh) Prinsip Bushido ( Tujuh Prinsip Ksatria Samurai )
(1) Gi ( INTEGRITAS ) Al-Mu’min
(2) Yuu ( BERANI ) Al-Aziz
(3) Jin ( baca : Jing ; MENCINTAI SESAMA ) Ar-Rahim
(4) Rei ( SANTUN ) Al- Haliimu
(5) Makoto ( TULUS & IKHLAS ) Ar-Rahman
(6) Meiyou ( KEMULIAAN & KEHORMATAN ) Al-Karim
(7) Chuugi ( LOYALITAS ) Al-Waly Kata dan Perbuatan dalam Budaya Bangsa Jepang Super Kuat ( inilah sesungguhnya KEIMANAN )


semoga bermanfaat!!!
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar