baca juga

Selasa, 16 Juni 2015

AMALAN DI BULAN RAMADHAN

Amalan Di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan bulan insaf dan bulan tarbiyah bagi umat islam. Bulan Ramadhan kehadiran selalu dinanti-nanti bagi umat islam. Selain itu bulan suci Ramadhan menjadi sebuah hadiah yang indah bagi kita, karena padanya setiap kebaikan bernilai lebih serta berlipat ganda, dan terdapat padanya amalan-amalan yang tidak terdapat pada bulan lainnya.
Bulan Ramadhan hanya ada satu tahun sekali, dibulan ini ada banyak orang yang mendadak shaleh dan dermawan di bulan ini. Oleh karena itu, dibulan suci ini mari kita bersama-sama untuk mengoptimalkan amalan-amalan berikut ini:
1. Puasa
Amalan yang pertama dan paling utama di bulan Ramadhan adalah melaksanakan puasa di bulan ramadhan yang juga merupakan rukun islam yang keempat. Semua kita mengetahui tentang hal itu, tapi yang perlu kita ingat bahwa puasa setiap orang dari kita akan mendapatkan nilai dan ganjaran yang berbeda-beda di sisi Allah Ta’ala.
Oleh karena itu, mari kita berpuasa bukan sekedar untuk melepaskan kewajiban, tapi kita melaksanakannya dengan penuh keimanan dan mengharap balasan Allah. Jangan sampai kita berpuasa namun kita masih menggunjing, gibah, berbohong, sombong, dan lainnya.
Mari kita laksanakan kewajiban berpuasa dan sunnah-sunnah yang lain serta meninggalkan larangan dan hal-hal yang mengurangi nilainya, sehingga kita menjadi bagian dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amalan setiap anak Adam dilipat gandakan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman : ‘Kecuali puasa, ia adalah untuk-Ku. Aku yang membalasnya (tanpa batasan tadi). Ia (orang yang berpuasa-red) meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku“. (HR. Muslim)

2. Membaca dan Tadabbur Al Qur’an
Bulan Ramadhan juga disebut bulan Al Qur’an. Karena pada bulan Ramadhan lah Al Qur’an diturunkan.

Allah Ta’alaberfirman:
Bulan Ramadhan, bulan yang diturunkan di dalamnya Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah : 185)

Pada bulan Ramadhan,malaikat Jibril ‘alahis salam menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk bersama membaca dan mengulangi bacaan Al Qur’an. Di bulan Ramadhan, para Shahabat dan salafus shalih berlomba-lomba menghafal dan mengkhatamkan Al Qur’an, baik dalam bacaan shalat ataupun bacaan di luar shalat.

Al Qur’an adalah kitab petunjuk, karena segalah macam petunjuk ada didalamnya. Dan agar kita bisa mengambil petunjuk darinya, maka kita harus memahami arti dan maknanya. Membaca dan menghafal Al Qur’an adalah amalan yang luar besar nilainya. Tapi mentaddaburi dan memahami maknanya, kemudian mengambil petunjuk hidup darinya, serta mengalamalkan apa yang terkandung didalamnya sejatinya itulah tujuan Al Qur’an diturunkan. Oleh karena itu, mari kita jadikan Ramadhan tahun ini untuk memperbanyak membaca dan mentaddaburi serta mengamlkan apap-apa yang terkandung didalam Al Qur’an.

3. Sedekah
Amalan ibadah bulan Ramadhan yang sering dilakukan adalah bersedekah, kalau di bulan biasa nabi muhammad saw banyak bersedekah maka di bulan ramadhan sedekahnya makin berlipat-lipat. Dan amalan sedekah tidak hanya yang berhubungan langsung dengan Allah Ta’ala, tapi merupakan amalan yang juga memberikan efek kebaikan langsung kepada orang lain.

Memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamsebagaimana dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan kedermawaan beliau akan bertambah pada bulan Ramadhan ketika bertemu dengan Jibril. Beliau bertemu dengan Jibril setiap malam Ramadhan untuk mempelajari Al-Qur’an, dan  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dermawan dari hembusan angin (yakni sangat mudah mengeluarkan sedekah).” (HR. Bukhari).

Sedekah di bulan Ramadhan bisa kita lakukan dengan mengeluarkan sedekah seperti biasanya, dan kita akan mendapatkan nilai lebih jika sedekah itu dilakukan dengan memberi makanan berbuka, karena kita mendapatkan pahala sedekah dan pahala memberi makan orang berbuka puasa nilainya sama dengan orang yang puasa. Luarbiasa bukan amalan sedekah.

4. Shalat Malam (Tarawih)
Shalat malam (tarawih) adalah shalat sunnah yang sangat besar pahalanya yang hanya dikerjakan di bulan Ramadhan saja dan dikerjakan di luar bulan Ramadhan. Shalat malam di bulan Ramadhan yang kita kenal dengan shalat Tarawih memiliki ini memiliki keutamaan lebih daripada shalat sunah yang lainnya.

Maka dari itu hendaknya kita berlomba-lomba untuk melakukannya. Suasana Ramadhan dan balasan pahala yang besar memberikan kepada kita semangat yang lebih untuk melaksanakannya. Dan semoga apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan menjadi latihan bagi kita untuk membiasakan diri setelah Ramadhan berlalu.

Diantara pahala yang besar dari shalat Tarawih adalah diampuni dosa yang telah lalu, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang telah lalu“. (Muttafaqun ‘alaih)

5. I’tikaf
I’tikaf dilakukan dengan menetap di masjid selama waktu i’tikaf, baik itu siang ataupun malam hari, dan tidak keluar dari masjid kecuali untuk memenuhi kebutuhan yang darurat, seperti makan dan buang air.

Seorang yang beri’tikaf menyibukkan dirinya hanya dengan ibadah, berdzikir, membaca Al Qur’an, memperbanyak shalat, dan amalan-amalan ibadah yang lainnya. Ia meninggalkan pekerjaan yang melalaikan dan amalan yang sia-sia sehingga waktu ia beri’tikaf benar-benar menjadi waktu yang ia khususkan untuk mendekat dirinya kepada Allah Ta’ala.

I’tikah merupakan kebiasaan dan keteladan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan, sebagaimana yang disebutkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf selama sepuluh hari setiap bulan Ramadhan, dan beri’tikaf selama dua puluh hari pada tahun beliau wafat”. (HR. Bukhari)

6.  Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
Dengan kasih sayang dan rahmat-Nya, Allah Ta’ala menghadiakan kita satu malam yang istimewa di bulan Ramadhan,sebuah malam yang barangsiapa menghidupkannya, akan diampuni dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari).

Bahkan mendapat pahala yang berlipat ganda yang lebih baik dari amalan seribu bulan. Pahala seperti ini hanya ada pada malam itu. Allah Ta’ala berfirman tentangnya (yang artinya), “Malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan” (QS. Al Qadar : 3).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghidupkan malam laitul qadar dan menganjurkan umatnya untuk menghidupkannya. Oleh karena itu, mari kita berlomba-lomba untuk menghidupkan malam laitul qadar dengan memperbanyak amalan-amalan ibadah padanya.

Malam lailatul qadaar merupakan malam yang selalu dirindukan dan dinanti-nanti kehadirannya. Karena amalan yang sedikit namun manfaatnya besar.

7. Umrah di Bulan Ramadhan
Setiap orang yang beriman pasti rindu untuk datang ke Masjidil Haram untuk thawaf mengelilingi Ka’bah, shalat di hadapannya bersama jutaan kaum muslimin lainnya. Ibadah umrah dapat dilakukan sepanjang tahun. Namun umrah di bulan Ramadhan memiliki nilai pahala yang lebih tinggi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Umrah di bulan Ramadhan (pahalanya) menyerupai haji” (HR. Tirmidzi)

Semoga Allah Ta’ala memudahkan jalan bagi kita untuk melaksanakan umrah di bulan Ramadhan dan memberi taufik dan inayah-Nya kepada kita agar dapat menghidupkan bulan Ramadhan dengan amal-amal kebaikan. Amiin.

8. Menuntut Ilmu
Bulan Ramadhan juga merupakan bulan dimana bertebaran majelis-majelis ilmu, dan keutamaan orang yang menuntut ilmu yang sangat besar bahkan lebih besar dari para ahli zikir.

Banyaknya majelis ilmu jangan sampai disia-siakan, jangan sampai kita beramal tanpa adanya ilmu, karena orang yang beramal tanpa ilmu, maka amalnya sia-sia.
Dan sebenarnya masih banyak amalan-amalan lainnya yang dapat di amalkan dan memiliki keutamaan ketika dikerjakan di bulan Ramadhan. Namun sekali lagi kami ingin mengajak anda semuanya untuk mengoptimalkan ibadah-ibadah wajib maupun ibadah sunah lainnya.
Semoga ramadhan kita dari tahun ke tahun menjadikan kita insan yang lebih baik lagi dan lebih dekat kepada robbnya.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar