baca juga

Selasa, 16 Juni 2015

pilihlah teman mu dengan seksama

Pernahkah kamu dalam keadaan perut yang sakit (kebelet) berlari menuju toilet umum yang demikian bau nya, hingga kamu ingin muntah?. akan tetapi, kamu demikian sangat perlu menggunakannya sehingga tidak ada pilihan lain?

Apakah kamu memperhatikan sesuatu ketika kamu selesai dan keluar dari toilet tersebut!. Dan bagaimana jika seandainya kamu terkunci satu atau dua jam di dalam toilet yang bau tersebut? apakah kamu akan mengatakan 'bau apa?'.

Pada prinsipnya adalah bahwa kita akan terbiasa dengan lingkungan disekeliling kita, dan kita akan di pengaruhi oleh lingkungan di sekeliling kita.

Kalau kamu tidak merokok, dan tidak ada seorangpun di sekelilingmu yang merokok, bahkan tidak pernah terpikirkan oleh mu untuk merokok. Apakah kamu akan merokok?. Jawabannya tidak!. Akan tapi, kalau semua teman mu merokok dan kamu juga nongkrong di bar bar yang berasap dan kamu terbiasa dengan lingkungan nya. apakah kamu akan merokok?. Jawabanya mungkin tidak, tapi percayalah cepat atau lambat kamu akan merokok.

jika kamu berteman dengan mereka yang terbiasa berbohong, namun awalnya kamu mengkhawatirkannya, namun setelah beberapa lama, dan kamu terbiasa dengan fakta bahwa sebagian teman mu suka berbohong. Jika kamu bergaul dengan mereka cukup lama maka kamu pun akan berbohong.

Jika kamu bergaul dengan teman yang bahagia dan termotivasi, maka kamu pun akan bahagia dan termotivasi dan menganggapnya normal. Jangan kamu menipu diri dengan menyakini bahwa kamu tidak akan terpengaruh oleh teman-teman mu.

Jika kamu memiliki sifat pesimis, sengsara dan negatif, maka kamu perlu menemukan teman-teman yang optimis, bahagia dan positif. agar kamu bisa merasakan lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan ini.

Ringkasnya : Setiap hari kita terpengaruh oleh orang- orang dan sikap-sikap di sekeliling kita. Terkadang kita perlu mengambil tindakan atau mengganti teman (memperbaiki teman) untuk menjadikan diri kita lebih baik lagi.


Referensi :
menjadi remaja bahagia (happy be a teen)
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar