baca juga

Jumat, 08 Januari 2016

Bukan Banyaknya orang jahat tapi diamnya orang-orang baik

"Kezhaliman akan terus ada, bukan kerena banyaknya orang Jahat, tapi DIAM nya orang-orang Baik" (Ali bin Abi Thalib).


mungkin inilah ungkapan yang pas menggambarkan kondisi saat ini. sebagaimana banyaknya fitnah dan kejahatan yang semakin merejalelah bahkan terstruktur di sekeliling kita.

Bahkan banyak diantara mereka yang menentang kebenaran hanya untuk mendapatkan kekuasan dan kekayaan, atau bahkan mempertahankan segala sesuatu yang dimiliki walaupun melanggar aturan yang berlaku.

Ada banyak kasus yang menjadi tontonan bersama seperti Anggota DPR RI yang memaki-maki kapolda karena razia miras miliknya disita, ada hakim yang menganggap pembakaran hutan ntuk kepenting prusahaan bahkan pribadi dinyatakan tidak bersalah dan tidak merugikan masyarakat khususnya. dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ada mahasiswa yang berdemo menuntut transparansi kebijakan kampus kemudian di DO secara sepihak oleh rektornya, walaupun akhirnya di cabut setelah di mediasi oleh legislator. ada kegaduhan-kegaduhan politik baik di legislatif maupun di esekutif. bahkan pejabat yang yang meyeruhkan shalat ketika waktunya pun mulai di copot dari jabatannya, ustadz dituduh teroris, dsb.

yang menjadi pertanyaan bersama adalah Mengapa hal ini bisa terjadi? apakah sudah tidak ada lagi orang baik di negeri ini? atau kah mengapa kejahatan seakan-akan lebih mendominasi kebaikan? jawabanya DIAMnya orang-orang Baik. ya mungkin ini lah jawaban yang masih rasional di nalar.

Diamnya orang-orang baik inilah yang seakan-akan orang jahat lebih kuat dari orang-orang baik. maka kiranya tepat lah ungkapan di bawah ini untuk kita renungkan jika masih ada nilai-nilai kebaikan di dalam diri kita.

"jika ada 1 orang baik yang mengerjakan kebaikan itu maka diakan menghancurkan 10 orang jahat, jika ada 10 orang baik yang mengerjakan kebaikan itu maka dia akan menghancurkan 100 orang jahat. jika ada 100 orang baik yang mengerjakan kebaikan itu maka dia akan menghancurkan 100 orang jahat, dan seterusnya".

ungkapan diatas telah dibuktikan ketika orang-orang baik dalam perang badar mengalahkan 10 kali lipat dari jumlah pasukan mereka tapi  mereka tetap bisa mengalakan orang-orang jahat ketika itu.

Maka ayooo kami serukan kepada mereka yang masih memiliki nilai kebaikan di dalam hatinya untuk bersama kita gelorahkan semangat untuk mengalakan kejahatan - kejahatan yang sudah menyengsarakan ini.

Mari kita kelolah negeri ini untuk menebar kebaikan-kebaikan, agar orang-orang jahat merasakan akibat dari perbuatan mereka sendiri.


#Ayoolebihbaik
#Ayoomenebarkebaikan
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar