baca juga

Sabtu, 27 Februari 2016

pergi untuk kembali

Saya teringat kata bijak dari kampung tetangga "Pergilah merantau maka maka kau akan banyak mendapatkan pengalaman".
Ya kita sebagai anak muda harus banyak ditempah dan mau di didik, sehingga kita tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berwawasan dan berakhlak serta mampu membari banyak manfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.

"Pengalaman adalah guru terbaik sepanjang masa"

Pengalamanlah yang mengajarkan kita banyak hal, mulai dari hal kecil sampai ke hal yang lebih besar. mulai dari kegagalan sampai kita meraih sukses sesuai dengan yang kita impikan.

"pergilah untuk kembali" tulisan ingin menggabarkan sebuah kisah kebesaran dari sang agung yang menjadi tauladan bagi umat islam yaitu kisah nabi muhammad saw.

diawal dakwah rosulullah saw, kondisi umat islam sangat tertekan. boikot terjadi disana dan sini terhadap umat islam, sehingga rosullullah dan para sahabat diperintahkan untuk hijrah (pergi) untuk ketempat yang baru yang lebih aman dan menggalang kekuatan.

singkat cerita setelah terbangun kekuatan (waktu itu kekuatan umat islam berada di madina al munawarah) dan berhasil memajukan kota madinah kemudian rosulullah dan para sahabat kembali ke lagi ke makkah untuk memajuhkan kota makkah.

kisah ini penulis ingin menggambarkan kepada kita semua. merantaulah dan carilah kekuatan serta ilmu dan pengalaman kemudian jangan lupa kembali kekampung halaman, bangun kampung halaman mu, perbaiki generasi kampung halaman mu, majukan kampung halaman mu seperti yang pernah dikisahkan oleh sang teladan kita nabi muhammad saw.

mari percikan api semangat untuk membangun kampung halaman, memperbaiki generasi penerus untuk mengukir sejarah dan menyiapkan generasi yang lebih baik lagi sesulit apapun keadaan kita karena harapan akan selalu ada.

#ayo lebihbaik
#marimembangunkampunghalaman



Reactions:

0 comments:

Posting Komentar